Gue kadang berpikir.. cinta itu, bisa di pesan di abang-abang kefece kagak sih.. kalau cinta sesimpel itu semua orang gak akan jomblo kan. Tinggal telpon, pesan lalu menunggu diantar ke rumah. Okei.. gak mungkin, terlalu ngayal, terlalu gilak. :D hahahaa dan RANDOM..
Masalahnya, gue selalu memesan cinta pada Allah, dan kalian tahu.. aku selalu mendapatkan yang tidak pernah aku pikirkan sama sekali. Yah.. gue kadang suka sama orang yang unik. Berkali-kali gue menginginkan seseorang yang cakep sekalipun. Ujung-ujungnya yahh, gue dapet yang unik. Udah gitu ajah, tapi anehnya gue hanya mendapatkan gebetan lagi, lagi, dan lagi. Dan susah mendapatkan seorang ehem "pacar",,, Ya Allah.. gue udah 23 tahun emang masih pantes yah ngarepin pacar, bukannya gue harusnya udah mikirin calon "Imam" untuk kehidupan dunia dan akhirat. Lagi-lagi.. gue hanya mampu (diam)...
Yippi.. Galau banget hidup gue.. -_-" berasa kayak bocah ajah.. ahhahaa :D
hemm... Sebenarnya gue mau cerita tentang sebuah lagu yang tadi sore gue denger di salah satu stasiun tv, judulnya "pesan cinta" yang nyanyiin si ganteng nan kece "Afgan"...
Merah pipi ini saat ku lihat dirinya
Mungkinkah ini yang dinamakan cinta
Malu hati ini saat kutatap wajahnya
Mungkinkah ini yang dinamakan cinta
Tapi ku malu tuk mengatakan pada dirinya
Oh Tuhan tolong aku sampaikan
Pesan ini padanya
Agar dia tahu bahwa kini aku jatuh cinta
Oh Tuhan bantu aku temukan
Cara tuk mendapatkan dia
Karna kini ku tlah jatuh cinta
Malu hati ini saat kutatap wajahnya
Mungkinkah ini yang dinamakan cinta
Tapi ku malu tuk mengatakan pada dirinya
Oh Tuhan tolong aku sampaikan
Pesan ini padanya
Agar dia tahu bahwa kini aku jatuh cinta
Oh Tuhan bantu aku temukan
Cara tuk mendapatkan dia
Karna kini ku tlah jatuh cinta
Yah begitulah lirik lagunya... Entah kenapa gue pengen nulis aja lirik lagu tersebut. "Mungkin" lirik tersebut mewakili apa yang sedang gue rasakan.. eciyeeeeee~~~
Oh iyah.. Hari ini juga ada kabar gembira, sepupu gue yang masih smp resmi pacaran ama cewenya.. Ya ampun gue masih inget jelas saat dia curhat hari minggu kemarin. Dia galau abis-abisan karna gagal nembak cewenya. Haedehh.. akhirnya dia berhasil juga menyatakan rasa yang terpendam di hatinya... *terus (kamu) kapan... hikss -_-" siapa dahh del... ngayal mulu... -_-"
Dan tiba-tiba aku terpikirkan untuk menulis surat virtual untuk (kamu), yang entah (kamu) akan membacanya atau tak pernah kau akan tahu. Simak...
Dear (kamu)
yang terselip dalam ribuan doa ku
Hai.. aku tak mampu mengucapkan langsung pada dirimu. jadi biar aku tuliskan saja di blog yang RANDOM ini. hemm... Aku ini hanya wanita yang kadang lemah dan mampu menitikan air mata. Sejujurnya aku kadang lelah memikirkan dirimu. Tapi semakin aku mencoba melupakan dirimu, kau selalu saja muncul bagai rona pelangi yang mewarnai hidupku. Aku mau bilang.. kalau aku ahh.. sudahlah, di setiap doaku, selalu ada nama mu yang terselip manis di sana, aku juga selalu mengirimkan pesan kepada dirimu lewat tangan-tangan Allah. Kau sudah menerimanya kah..?? Aku menunggu balasannya dari dirimu. Tapi hingga detik ini tak kunjung datang. Wahai kau yang terselip dalam ribuan doaku... Mau kah kiranya kau balas,, walau hanya sekedar hai.. atau apalah yang kau suka.. Aku akan senang menerimanya..
Surat virtual ku untuk (kamu)
Yang aku kirimkan melalui untaian doa di sepertiga malamku :))
Send
Pesan ini padanya
Agar dia tahu bahwa kini aku jatuh cinta
Oh Tuhan bantu aku temukan
Cara tuk mendapatkan dia
Karna kini ku tlah jatuh cinta
Yah begitulah lirik lagunya... Entah kenapa gue pengen nulis aja lirik lagu tersebut. "Mungkin" lirik tersebut mewakili apa yang sedang gue rasakan.. eciyeeeeee~~~
Oh iyah.. Hari ini juga ada kabar gembira, sepupu gue yang masih smp resmi pacaran ama cewenya.. Ya ampun gue masih inget jelas saat dia curhat hari minggu kemarin. Dia galau abis-abisan karna gagal nembak cewenya. Haedehh.. akhirnya dia berhasil juga menyatakan rasa yang terpendam di hatinya... *terus (kamu) kapan... hikss -_-" siapa dahh del... ngayal mulu... -_-"
Dan tiba-tiba aku terpikirkan untuk menulis surat virtual untuk (kamu), yang entah (kamu) akan membacanya atau tak pernah kau akan tahu. Simak...
Dear (kamu)
yang terselip dalam ribuan doa ku
Hai.. aku tak mampu mengucapkan langsung pada dirimu. jadi biar aku tuliskan saja di blog yang RANDOM ini. hemm... Aku ini hanya wanita yang kadang lemah dan mampu menitikan air mata. Sejujurnya aku kadang lelah memikirkan dirimu. Tapi semakin aku mencoba melupakan dirimu, kau selalu saja muncul bagai rona pelangi yang mewarnai hidupku. Aku mau bilang.. kalau aku ahh.. sudahlah, di setiap doaku, selalu ada nama mu yang terselip manis di sana, aku juga selalu mengirimkan pesan kepada dirimu lewat tangan-tangan Allah. Kau sudah menerimanya kah..?? Aku menunggu balasannya dari dirimu. Tapi hingga detik ini tak kunjung datang. Wahai kau yang terselip dalam ribuan doaku... Mau kah kiranya kau balas,, walau hanya sekedar hai.. atau apalah yang kau suka.. Aku akan senang menerimanya..
Surat virtual ku untuk (kamu)
Yang aku kirimkan melalui untaian doa di sepertiga malamku :))
Send








Tidak ada komentar:
Posting Komentar