CLICK HERE FOR FREE BLOGGER TEMPLATES, LINK BUTTONS AND MORE! »
Nyunyu

Jumat, 01 November 2013

HATI HATI RETAK PART 2

Hey hoy~~~~~~
SELAMAT DATANG NOVEMBER~~

Dengan tampilan baru dan nama domain yang baru... hihihhiii >> http://randomissdely.blogspot.com/ tapi tenang aja kok manusia pemilik blog random ini tetep orang yang sama... jeng jeng jeng >> dely alias dua enam july :p
Oh iyah.. hari ini mau ngelanjutin cerita tragis gue yang terjadi beberapa hari yang lalu. Pada postingan yang sebelumnya, udah gue ceritain kan kenapa sih manusia random ini bicarain tentang hati hati retak.. Ah~~ iyah ternyata manusia random ini punya hati juga yah.. dan akhirnya ngerasain retak juga.. asekk~~
Kalau belum baca part 1 nya bisa di lirik dulu >> http://randomissdely.blogspot.com/2013/10/hati-hati-retak-part-1.html#more dan kalau udah dibaca postingan yang pertama.. yuk mareee melanjutkan bagian kedua ini... cuzzz~~
Setelah mengetahui kebenaran yang amat menyakitkan buat aku, akhirnya aku memutuskan untuk gak menghubungi orang tersebut. Yups.. dua hari tanpa berkomunikasi dengan dirinya. Aku benar-benar rasanya sakit. Hampir setiap malam tidurku tak bisa nyenyak, memikirkan betapa bodohnya diriku selama ini menaruh hati pada tempat yang aku anggap benar tapi nyatanya amat salah. 

Aku lagi-lagi hanya bisa menangis dalam sesak yang menyakitkan hatiku. 
Dan.. aku menyadari satu hal, Allah menegur diriku untuk lebih dekat pada-Nya. 
Aku mengambil air wudhu mulai menjalankan solat dhuha, tiba-tiba pada raka'at pertama air mataku tumpah seketika. Ah~~ ini air mata kesedihan yang membendung dalam diriku "sendiri", ini air mata yang aku tahan untuk tak sia-sia jatuh di kelopak mataku hanya untuk orang yang sebenarnya sia-sia saja dalam hidupku. Ini air mata yang.. ah entahlah sulit aku definisikan lagi.. Hingga raka'at terakhir, aku usap menyentuh mukenaku. Lalu.. curhatan demi curhatan mengisi seluruh kamarku, sedetik kemudian diisi dengan isakan tangis, senyum kebahagiaan, keputus asaan, keinginan yang kuat untuk dalam memusnahkannya dalam hidupku, ribuan pertanyaan yang ikut menyelinap dalam benakku, semua,,, semua yang aku rahasiaka dalam kotak tersembunyi di hatiku, aku luapkan seketika itu juga. Tanpa ada rasa malu, tanpa ada rasa takut, semua aku ceritakan pada Allah, bukankah tempat sebaik-baiknya hanya ada pada Allah. Hingga akhirnya aku memutuskan untuk menghubunginya lagi.. Ah.. mungkin akan jadi terakhir kalinya aku menyapa dirinya. Yah.. terakhir untuk benar-benar menghapus dirinya dari hidupku. Ah.. biar saja aku kejam seperti ini, karna dirinya saja mampu membohongi hati aku sejauh ini.. balasan yang manis bukan.. :))
Percakapan aku dengan "Y":
de : Y
Y : Iya (datar)
de : sombong banget, mentang-mentang udah punya pacar
Y : siapa yang sombong ?
de : "Y"
Y : Segini low nya. emh.. masa sih?
de : iya emang sombong. Tapi wajar aja sih kalau kamu sombong. Emang aku siapanya kamu yah. Bukan siapa-siapa. kasian.
Y : Tuh kamu gitu kan.
de : kenapa.. bener kan.. ada yang salah gitu.
Y : Terus maksud kamu apa?
de : jadi "Y" gak tahu maksud aku. lebih baik emang gak ngerti. Maaf udah ganggu.
Y : Yah.. mau ngerti.
de : aku salah. aku salah. aku salah suka sama kamu yang nyatanya udah punya pacar. dan rasanya sakit. *ah.. terserah.. aku sudah hancur... biar tambah hancur..
Y : Jangan gitu dong. ya Allah.. aku jadi bingung.
de : Y kenapa gak bilang dari awal kalau punya pacar.
Y : yah, ngapain aku bilang-bilang. Aku nya juga belum iat serius. Aku yang minta maaf. Kecuali aku niat serius.
de : Maksudnya... belum niat serius... *hemm.. apa aku mikirnya salah atau gimana yah.. jadi ni manusia pacaran tapi belum niat serius. lah.. ngapain dipacarin. -_-"
Y : Ya.. masih mencari yang terbaik. *sumpah.. lucu, kalau kamunya bohong begini, gimana bisa dapet yang terbaik. heuh. benerin akhlak dulu deh.. -_-"
de : jadi.. Y... *aku syok seketika membacanya.
Y : jadi apa?
de : jadi Y pacarnya banyak yah. Mencari yang terbaik. *nyinyir bet.
Y : Ya gak gitu juga.
de : Masih mencari yang terbaik gitu.
Y : iyah..
de : emang pacar yang sekarang belum termasuk yang terbaik. *heuh.. bener-bener deh gak abis pikir sama orang itu. -_-" kasian pacarnya.
Y : Kan belum ketauan. Sikap dan sifat orang kan bisa berubah setiap saat. Trauma. *yah katanya trauma,, yang ini gak akan aku jelaskan kenapa dia bisa trauma..
Intinya,, yah tetep aja kamu udah bohongin aku dari awal. Kenapa sih gak jadi orang yang baik, kalau kamu bilang baik-baik tentang statusisasi kamu yang sebenernya. Aku mungkin bisa lebih baik menerimanya. Yah.. aku lagi-lagi salah menempatkan hati. Aku dibohongi!! ini kejahatan yang dari awal telah direncanakan.. lapor polisi,,, hahaha :D
Tapi alhamdulillah.. Allah dengan sangat baiknya.. membuka semua kesalahan kamu. Allah juga akan menyembuhkan aku dengan seiring berjalannya waktu. Dan aku yaki Allah juga akan mendatangkan kebahagiaan yang lebih lagi di waktu yang tepat. Semoga juga tempat yang tepat. Tempat yang gak mesti berbunga-bunga, gak perlu berlapis emas, berkilau berlian, manis seperti madu,, ahh.. hanya perlu tempat yang bersih saja, karna tempat yang bersih pasti akan nyaman :)) Sejak percakapan itu.. aku benar-benar berhenti menghubungi dia.. tidak ada lagi ucapan selamat pagi, tidak ada lagi emo cubit, tidak ada lagi ngambek-ngambek unyu. Semua aku anggap kebohongan yang bodoh. Perlu di buang ke tempat sampah :D hahahhaaa. Yah.. beginilah.. udah biasa, "karna sakit yang lebih absurd dari ini aja aku bisa sembuh, apalagi sakit secipil ini gampang banget sembuhnya" :p

Tidak ada komentar:

Posting Komentar